Menjelang libur Natal, Josep Guardiola kembali menunjukkan ketegasannya sebagai manajer Manchester City. Di saat banyak tim melonggarkan aturan demi memberi kenyamanan pada pemain, Guardiola justru memperketat disiplin. Dibawah ini akan ada penjelasan tentang berita Manchester City menarik lainnya di MANCITY FOOTBALL PRO.

Baginya, libur bukan alasan untuk kehilangan fokus dan kondisi fisik, terutama ketika persaingan Premier League sedang ketat. Kemenangan 3-0 atas West Ham memang menjadi hasil positif, tetapi tidak membuat Guardiola berpuas diri. Ia menilai performa tim masih menyisakan catatan yang perlu dibenahi.
Oleh karena itu, ia menegaskan bahwa standar profesional harus tetap dijaga, termasuk dalam hal berat badan pemain. Langkah ini menunjukkan filosofi Guardiola yang konsisten. Ia percaya detail kecil seperti kondisi fisik bisa berdampak besar pada performa tim. Natal boleh dirayakan, tetapi komitmen sebagai pemain profesional tetap nomor satu.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Penimbangan Berat Badan Jadi Aturan Wajib
Guardiola memastikan seluruh pemain Manchester City telah ditimbang sebelum libur Natal dimulai. Penimbangan dilakukan pada Jumat, sehari sebelum para pemain mendapat jatah libur singkat. Langkah ini bertujuan untuk memantau kondisi fisik secara objektif. Tidak hanya sebelum libur, penimbangan juga akan dilakukan saat pemain kembali berlatih pada 25 Desember.
Dengan cara ini, Guardiola bisa mengetahui apakah ada pemain yang mengalami kenaikan berat badan berlebihan selama liburan. Bagi Guardiola, angka di timbangan bukan sekadar formalitas. Data tersebut akan menjadi bahan pertimbangan penting dalam menentukan skuad yang akan diturunkan pada laga berikutnya.
Baca Juga: Erling Haaland Cetak Rekor Gol Ronaldo, Saat Manchester City Kalahkan West Ham!
Ancaman Tegas Jelang Laga Lawan Nottingham Forest

Manchester City dijadwalkan menghadapi Nottingham Forest pada 27 Desember. Guardiola menegaskan hanya pemain dengan kondisi terbaik yang akan dibawa ke laga tersebut. Kelebihan berat badan bisa berujung pada pencoretan dari skuad.
Ia memberikan contoh ekstrem untuk menegaskan sikapnya. Seorang pemain yang sebelumnya berada dalam kondisi ideal, tetapi datang dengan kenaikan tiga kilogram, dipastikan tidak akan dimainkan. Pesan ini disampaikan dengan sangat jelas agar tidak ada pemain yang menganggap remeh libur Natal. Menikmati makanan tetap boleh, namun tetap dalam batas yang terkendali.
Libur Singkat Tanpa Toleransi Berlebihan
Meski menang besar atas West Ham, Guardiola merasa permainan tim belum sepenuhnya memuaskan. Ia melihat masih ada aspek yang perlu diperbaiki, terutama dalam konsistensi permainan. Akibatnya, ia membatalkan permintaan pemain untuk tambahan libur pada hari Minggu.
Waktu istirahat dipangkas menjadi hanya tiga hari, tanpa kompromi. Keputusan ini menunjukkan bahwa bagi Guardiola, hasil akhir bukan satu-satunya tolok ukur. Kualitas permainan dan sikap profesional tetap menjadi penilaian utama.
Filosofi Guardiola Jaga Mental Juara
Manchester City saat ini berada di peringkat kedua klasemen, hanya terpaut dua poin dari Arsenal. Situasi ini membuat Guardiola semakin waspada dan tidak ingin kehilangan momentum. Ia percaya mental juara dibangun dari kedisiplinan sehari-hari, termasuk dalam momen liburan.
Aturan ketat ini bertujuan menjaga fokus tim dalam perburuan gelar. Dengan pendekatan seperti ini, Guardiola berharap para pemain tetap lapar akan kemenangan dan siap tampil maksimal, bahkan setelah libur Natal yang singkat. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita Manchester City menarik lainnya di mancityfootballpro.com.
