Marcus Rashford resmi berseragam Barcelona dengan status pinjaman dari Manchester United pada awal musim 2025-2026. Penampilannya di lapangan membuktikan keputusan itu tepat, dengan kontribusi signifikan berupa 4 gol dan 8 assist di Liga Spanyol. Total, Rashford sudah mencatat 10 gol dan 13 assist dalam 34 pertandingan di semua kompetisi musim ini.

Rashford juga berhasil memberikan trofi pertamanya untuk Blaugrana dengan menjuarai Piala Super Spanyol 2026. Kualitas dan konsistensinya membuat banyak pihak meyakini Barcelona akan mengaktifkan opsi pembelian permanen senilai 30 juta euro atau sekitar Rp597 miliar di akhir masa pinjaman. Keberhasilan Rashford juga menandai kembalinya penampilan impresifnya setelah masa sulit di Man United, termasuk konflik dengan Ruben Amorim dan peminjaman ke Aston Villa.
Meski tampil apik, arah transfer Barcelona mulai berubah karena muncul ketertarikan terhadap pemain muda. Hal ini membuat masa depan Rashford menjadi semakin tidak pasti. Kondisi ini diperkuat oleh perubahan kepemimpinan klub, di mana keputusan akhir mengenai statusnya akan dipengaruhi oleh presiden baru.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Barcelona Alihkan Perhatian ke Savinho
Winger muda Man City asal Brasil, Savinho, kini menjadi target utama Barcelona untuk posisi sayap kiri. Berdasarkan laporan Football 365, ketertarikan ini membuat opsi permanen untuk Rashford menjadi semakin abu-abu. Savinho saat ini berusia 21 tahun dengan nilai pasar sekitar 45 juta euro dan kontrak panjang hingga 2031, menjadikannya aset menarik untuk jangka panjang.
Hansi Flick, pelatih Barcelona, dikabarkan menilai Savinho lebih unggul dibanding Rashford. Jika Barcelona benar-benar serius, Man City kemungkinan akan menolak tawaran yang jauh di bawah nilai pasar. Pemain Brasil ini dinilai memiliki potensi besar untuk berkembang di level tertinggi, sementara Rashford kini berada di posisi yang menunggu keputusan klub.
Barcelona ingin memastikan investasi mereka maksimal, terutama dengan perubahan kepemimpinan yang tengah berlangsung. Presiden baru, Rafa Yuste, dan kandidat calon presiden seperti Xavier Vilajoana menilai opsi pembelian Rashford mungkin bisa dialihkan untuk mendatangkan talenta muda seperti Savinho.
Baca Juga: Pep Guardiola Akui Kesalahan Pemulihan Rodri Terlalu Cepat
Kepemimpinan dan Kebijakan Transfer

Xavier Vilajoana menyuarakan keraguannya terkait klausul pembelian permanen Rashford. Ia menekankan pentingnya mengevaluasi kebutuhan klub dan karakteristik pemain yang tersedia sebelum mengeluarkan dana besar. “Jika merekrut Rashford dianggap terbaik dari sudut pandang olahraga, uang akan tersedia. Tapi kita harus melihat alternatif yang lebih efisien,” ujarnya.
Perubahan kepemimpinan ini membuat keputusan akhir mengenai Rashford ditunda hingga pemilihan presiden baru pada 15 Maret 2026. Posisi sementara dipegang Rafa Yuste, dan para kandidat mempertimbangkan berbagai opsi transfer. Selain Rashford, Vilajoana menyinggung pemain sayap lain seperti Jan Virgili dari Mallorca sebagai alternatif jika dana ingin dialihkan untuk kebutuhan jangka panjang.
Selain itu, Barcelona juga mempertimbangkan keberlanjutan tim dengan mengombinasikan pemain muda berbakat dan pemain berpengalaman. Savinho menjadi simbol rencana jangka panjang ini, sementara Rashford lebih cocok untuk solusi jangka pendek jika klub tetap mempertahankan opsi pinjaman.
Masa Depan Rashford Masih Mengambang
Keputusan akhir mengenai Rashford kemungkinan baru akan diambil setelah kepemimpinan baru resmi terbentuk. Sampai saat itu, pemain asal Inggris ini harus terus membuktikan kualitasnya di lapangan. Meski performanya impresif, ketertarikan terhadap Savinho menjadi faktor yang membuat masa depannya di Barcelona semakin tidak pasti.
Barcelona saat ini berada di persimpangan penting: mempertahankan Rashford atau memboyong Savinho sebagai investasi jangka panjang. Keputusan ini akan menentukan strategi klub di bursa transfer musim panas dan arah tim di musim-musim mendatang. Sementara itu, Rashford tetap fokus memberikan kontribusi maksimal di setiap pertandingan, menunggu kepastian nasibnya di Camp Nou.
Manajemen klub jelas menilai kombinasi antara pengalaman Rashford dan potensi Savinho sebagai bagian dari strategi jangka panjang untuk memastikan Barcelona tetap kompetitif di Liga Spanyol dan Eropa. Manfaatkan waktu luang Anda untuk mengeksplor berita Manchester City menarik lainnya di mancityfootballpro.com.
